Masuk Tahun 2013, Camry Hybrid Kian Laris

Masuk Tahun 2013, Camry Hybrid Kian Laris
Belajar dari penjualan Prius, Toyota rupanya menangguk keberhasilan lewat pemasaran produk hybrid melalui model Camry. Hal ini mungkin karena bentuknya yang lebih manis dan konvensional sekaligus mewah.
Konsumen Indonesia pun boleh dinilai mulai hebring (hebat) dan melek terhadap teknologi otomotif saat ini. Dan yang terutama terhadap teknologi ramah lingkungan.
Penilaian ini berangkat dari catatan penjualan Gaikindo yang menunjukkan bahwa Camry Hybrid berada di posisi kedua terlaris. Dengan raihan penjualan wholesale 53 unit hanya untuk Januari 2013 ini.
Dengan demikian, sedan Toyota Camry Hybrid 2.5 AT itu sendiri meraih potongan kue penjualan 29 persen dari semua varian Camry. Posisi teratas terlaris untuk merek Camry diraih Camry 2.4 V AT G dengan jumlah penjualan wholesale 109 unit.
"Sebenarnya target utama kita itu mengenalkan ke publik, mengenalkan supaya publik merasakan perbedaan Camry yang lama dengan yang baru ini," urai Gondo Handoko selaku Koordinator Wilayah DKI 1 Toyota Auto 2000. Ditemani Benny Affandi selaku Kepala Cabang Auto 2000 Bekasi Timur ketika mobil ini mulai dipasarkan di Indonesia.
Angka target penjualan pun disesuaikan dengan penjualan sedan kelas premium. "Kalau target penjualan, kita lihat di segmen sedan premium ini, sekitar 500 unit sebulan atau 6.000 setahun. Sasaran kita, lebih kurang sekitar 60 persen. Jadi sekitar 250 unitlah per bulan," urainya. Keyakinan itu diikuti dengan tingginya minat konsumen terhadap inden All New Camry.
Strategi penggunaan mesin kecil pun dipandang menjadi poin jitu. Pasalnya, pihak Toyota sudah melihat gelagat bahwa konsumen lebih condong menyukai varian mesin 2.4 liter.
Camry Hybrid sendiri sebenarnya adalah pengganti model Camry Q di Indonesia. Sedan premium Toyota dengan kapasitas mesin besar (3.500 cc) itu sebenarnya dikhususkan bagi para pencinta performa. Namun ternyata kurang diminati.
Toyota melihat pasar yang tidak berkembang bagi Toyota Camry Q bermesin 3.500 cc tersebut. "Disudahi karena konsumen lama-lama menilai boros. Ini segmen bagi mereka yang menginginkan performa lebih. Sebagai gantinya ya Camry Hybrid ini," urai Azzumari, Kepala Cabang AUTO2000 Bekasi Barat, kala peluncuran sedan dua sumber penggerak tersebut.
Harganya sendiri dibanderol pada angka Rp 635.600.000 on-the road. Sebagai perbandingan, tipe G AT yang terlaris di Januari ini dihargai Rp 482.700.000, sedangkan tipe V AT 510.600.000.
Camry Hybrid dipasangi paduan mesin berbahan bakar sekelas pertamax 2.500 cc DOHC 4-silinder VVT CVT. Mesin ini dipadukan dengan motor elektrik Hybrid Synergy Drive (HSD) berkekuatan 156 hp dengan torsi 211 Nm.

Sumber: kapanlagi.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Translate

Popular Posts

Blog Archive

Blogger news

Blog Archive

About

Blogger templates

Teknologi Masa Depan

Blogger templates

Follow

getbox! Not seeing a widget? (More info)getbox! Not seeing a widget? (More info)