Apa yang Terjadi Saat Biologi dan Komputer "Kawin"?


Wikipedia Struktur DNA
Penulis: Arli Aditya Parikesit*

Bioinformatika adalah Ilmu baru yang menggabungkan Biologi Molekuler dan Ilmu Komputer. Artikel ini akan menceritakan mengenai bagaimana lahirnya ilmu Biologi Molekuler, yang merupakan salah satu pilar terpenting dari Bioinformatika itu sendiri. Bagaimana ceritanya? Mari kita simak!

Quo Vadis Ilmu Biologi?


Ilmu Biologi, sebagai ilmu yang mempelajari makhluk hidup, telah mendapatkan turning point yang sangat menentukan di paruh abad ke 17-18 Masehi. Setelah selama ribuan tahun perkembangannya, biologi belum memasuki ranah molekuler, akhirnya ‘telur telah pecah’ dengan ditemukannya perkembangan-perkembangan yang sangat signifikan. Dimulai dengan ditemukannya mikroskop oleh Anton van Leeuwenhoek, seorang berkebangsaan Belanda, yang telah menyadarkan bahwa kehidupan sangat dimungkinkan terjadi pada skala mikro (mikrobiologis). Sementara itu, Robert Hooke, dari Inggris, telah menemukan Sel, yang merupakan unit kehidupan yang paling kecil.

Kelahiran ilmu mikrobiologi dan biologi sel, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ilmu biologi, telah menyadarkan kalangan ilmiah, bahwa pasti ada suatu mekanisme molekuler yang terjadi, namun belum diketahui bagaimana cara atau prosesnya. Akhirnya, Ilmuwan  memikirkan, bagaimana caranya informasi untuk menurunkan sifat-sifat pada organisme ditemukan, sebab hal inilah yang sudah pasti merupakan proses penting yang terjadi di sel.

Pada abad ke 19, Ilmu Biologi mendapatkan ‘durian runtuh’ lagi. Dua intelektual ‘raksasa’, yaitu Charles Darwin dari Inggris, dan Gregor Mendel dari Austria, telah menemukan cabang ilmu Biologi Evolusi dan Genetika. Disatu sisi, Biologi Evolusi telah berhasil menjelaskan fenomena spesiasi, atau hadirnya spesies baru, sementara ilmu Genetika pada akhirnya berhasil menjelaskan mekanisme penurunan sifat (gen) pada makhluk hidup. Menjelang memasuki abad ke 20, akumulasi ilmu pengetahuan hayati ini akhirnya akan bertambah lagi.

DNA sebagai Materi Genetik


Sampai menjelang abad ke 20, ilmuwan masihlah berada dalam kebingungan, apakah materi genetik yang diturunkan oleh sel, kepada offspring mereka. Ilmuwan punya dua kandidat biomolekuer yang kuat sebagai materi genetik (gen), yaitu Protein dan DNA. Secara sepintas, ilmuwan mengobservasi bahwa kedua biomolekuler tersebut terlibat dalam proses genetika, hanya mana yang berperan sebagai materi genetika, hal tersebut belum diketahui.

Akhirnya, sekelompok ilmuwan yang mempublikasi penelitian mereka secara independen, yaitu Avery, MacLeod, McCarty, dan Hershey/Chase berhasil menemukan bahwa DNA adalah materi genetik. Hal ini akhirnya membuka jalan bagi lahirnya dua ‘selebritis’ ilmu pengetahuan modern, yang juga dikenal sebagai ilmuwan yang mempopulerkan cabang ilmu Biologi Molekuler, yaitu James Watson dari Amerika Serikat, dan Francis Crick dan Inggris raya.

Struktur double helix DNA telah ditemukan oleh Watson-Crick, dengan bantuan informasi dari Laboratorium Maurice Wilkins, bersama dengan salah seorang anggotanya, yaitu Rosalind Franklin. Akhirnya, Watson-Crick mendapatkan hadiah nobel, yang dibagi juga dengan Maurcie Wilkins. Sayangnya, Franklin tidak mendapatkan hadiah nobel bersama mereka, karena telah keburu meninggal dunia.

Semenjak struktur DNA ditemukan, ilmu biologi molekuler akhirnya ‘melaju’ seakan tidak bisa dibendung lagi. Francis Crick akhirnya menemukan dogma sentral, yaitu mekanisme molekuler detail yang mengatur aliran informasi dari DNA, ke RNA, yang berujung kepada translasi Protein. ‘Dogma’ yang sesungguhnya bukan dogma akhirnya menjelaskan bagaimana peran DNA, RNA, dan Protein dalam biologi molekuler. Dengan demikian, apa itu gen, dan bagaimana mekanisme gen itu berlangsung telah menjadi jelas.

Sementara itu, James Watson mengarang tiga buah buku text, yang banyak digunakan pada perguruan tinggi dan lembaga penelitian di seluruh dunia, yaitu  Molecular Biology of the Gene, Molecular Biology of the Cell, dan Recombinant DNA.

Rekayasa Genetika


Terobosan Watson-Crick tersebut telah membuka ‘pintu gerbang’ pengetahuan yang tidak ada habisnya di ilmu biologi molekuler. Akhirnya, para pakar biologi molekuler menemukan teknik rekayasa genetika, yaitu cara memasukkan gen asing, kepada suatu organisme. Rekayasa genetika sudah melahirkan banyak terobosan dalam bidang ilmu pengetahuan, seperti tanaman transgenik dan hewan transgenik. Teknik transgenik ini, walaupun sangat kontroversial, namun juga tetap banyak digunakan.

Sementara itu, rekayasa genetika telah membuka jalan untuk menghadapi berbagai penyakit. Teknik terapi genetika telah dikembangkan untuk itu. Sementara itu, rekayasa genetika telah memungkinkan produksi biochemicals yang sebelumnya tidak mungkin diproduksi, seperti produksi insulin.

Ledakan Informasi Biologis


Nah, sekian lama perjalanan ilmu biologi molekuler telah melahirkan ledakan informasi biologis dalam skala besar. Urutan (sekuens) DNA, RNA, dan Protein dari hasil eksperimen laboratorium molekuler (wet experiment) telah menumpuk dalam besaran yang sangat luar biasa. Bagaimana mengatur ledakan informasi tersebut? Nantikan dalam tulisan selanjutnya.


Sumber: tekno.kompas.com

Tablet Apa yang Paling Sulit Diperbaiki?

Microsoft Tablet Microsoft Surface dengan cover ber-keyboard.

















Di antara semua perangkat tablet populer yang beredar belakangan ini, produk milik Dell, XPS 10, telah dinobatkan sebagai yang paling mudah diperbaiki.

Sementara itu, produk tablet Microsoft, Surface Pro, masuk ke kategori produk dengan tingkat repairability (perbaikan) paling rendah, alias sukar untuk diperbaiki.

Hal tersebut terungkap dari acuan perbaikan tablet (Tablet Repairability Guide) yang dikeluarkan oleh iFixit, perusahaan reparasi perangkat mobile.

Dalam acuan tersebut, iFixit memberikan angka 9 dari 10 untuk masalah perbaikan ini kepada Dell XPS 10. Perangkat tablet berbasis Windows 8 tersebut berhak mendapatkan poin nyaris sempurna karena sangat mudah untuk dibuka, dengan kabel yang telah diberi label, sekrup berwarna, dan baterai yang mudah untuk diganti.

Satu-satunya kekurangan dari perangkat tersebut adalah disatukannya layar LCD dengan bagian kaca.

Bertolak belakang dari produk Dell tersebut, perangkat berbasis Windows 8 milik Microsoft, Surface Pro, mendapat predikat perangkat tablet yang paling sulit untuk diperbaiki. Produk ini mendapatkan nilai 1 dari 10.

Nilai tersebut diberikan iFixit setelah melihat ada begitu banyaknya cairan perekat yang menjaga komponen untuk selalu berada di tempatnya. Hal ini membuat setiap teknisi yang bertugas untuk memperbaiki produk ini kesulitan untuk mengganti komponen yang ada. Selain itu, setiap teknisi memiliki risiko merusak kabel layar saat membuka produk ini.

Satu-satunya segi positif dari produk ini, Microsoft tidak menyolder baterai ke bagian motherboard. Masih ada kemungkinan untuk mengganti bagian baterai ini.

Sebagian besar perangkat iPad, seperti iPad 2, iPad 3, iPad 4, dan iPad Mini, juga mendapatkan nilai yang buruk untuk masalah perbaikan. Semua perangkat tersebut mendapatkan nilai 2 dari 10. iFixit memberikan nilai tersebut dengan alasan yang tidak jauh berbeda dari Surface Pro, bagian dalam iPad memiliki begitu banyak cairan perekat. Selain itu, bagian layar memiliki risiko retak yang tinggi, apabila dibuka oleh teknisi.

Berikut peringkat tingkat perbaikan produk menurut iFixit, dari yang termudah hingga tersulit.
1. Dell XPS 10, Nilai: 9
2. Amazon Kindle Fire, Nilai: 8
3. Dell Streak, Nilai: 8
4. Motorola Xoom, Nilai: 8
5. Samsung Galaxy Tab 2 7.0, Nilai: 8
6. Amazon Kindle Fire HD, Nilai: 7
7. Nook Simple Touch, Nilai: 7
8. Google Nexus 7, Nilai: 7
9. iPad 1, Nilai: 6
10. Google Nexus 10, Nilai: 6
11. Kindle Fire HD 8.9", Nilai: 5
12. Microsoft Surface RT, Nilai: 4
13. iPad 2, iPad 3, iPad 4, iPad Mini, Nilai:2
14. Surface Pro, Nilai: 1
Editor: Reza Wahyudi
Penulis: Deliusno
Sumber: tekno.kompas.com  

Film seri kartun Angry Birds Toons mulai tayang 15-16 Maret 2013


Karakter lucu di Angry Birds yang digandrungi oleh anak-anak dan dewasa telah muncul dalam serial kartun.


Angry Birds Toons
Dengan banyaknya seri game, penjualan merchandise dan sekarang serial kartun Angry Birds Toons maka tampaknya Rovio akan terus berupaya mengeruk keuntungan dari Angry Birds untuk menjadikan brand yang tidak lekang oleh jaman seperti halnya Mario Bross, Sonic ataupun Pokemon.

Sumber: infoteknologi.com

Koozoo, Ubah iPhone Jadi Kamera CCTV



detail berita
KooZoo (Foto: Digital Spy)
LONDON – Aplikasi terbaru kembali hadir yang akan memudahkan aktivitas pengguna iPhone. Adalah Koozoo, aplikasi ini bisa mengubah iPhone menjadi kamera live streaming atau seperti CCTV.

Dilansir Digitalspy, Sabtu (2/3/2013) , dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna dapat berbagi kesenangan dan informasi tempat serta peristiwa menarik dalam komunitas di seluruh dunia. Ketika pengguna sudah mengunduh aplikasi tersebut, mereka bisa mengatur streaming video melalui WiFi atau jaringan 3G dan 4G.

Beberapa macam kegunaan Koozoo ialah dapat memantau panjangnya antrian di restoran favorit mereka atau mencari lapangan tennis terdekat dengan lokasi penggunanya.

Paket dasar penggunaan aplikasi ini ialah bisa berbagai video dari momen menarik dengan orang lain pada jaringan Koozoo. Namun tingkat pengguna yang lain bisa mengatur siaran langsung dalam 24 jam sepekan dari lokasi tertentu.

“Koozoo adalah sebuah aplikasi sederhana yang memungkinkan Anda berbagi potongan hidup Anda sepanjang hari atau sekedar berbagi pandangan selama 24 jam langsung dari rumah maupun dimana pun Anda berada,” ujar pihak Koozoo.

Menurut situs The Verge melaporkan, Koozoo bukan aplikasi yang menyiarkan momen penggunanya secara langsung dari pagi hingga malam, melainkan hanya pada saat penggunanya sedang log in.
(adl)


Ayunda W Savitri 
Sumber: techno.okezone.com

Wow, Bayi Lahir Langsung Eksis di Sosial Media



detail berita
ilustrasi
LONDON -  Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan internet, banyak pasangan yang mengabadikan momen-momen berharga di jejaring sosial, seperti di Twitter atau Facebook. Anda juga mungkin termasuk salah satu diantaranya?

Dilansir Digitalspy, Kamis, (28/2/2013) hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh Currys & PC World menyatakan bahwa tidak sedikit orangtua membuat akun Twitter atau Facebook untuk bayinya yang baru tepat di hari kelahirannya, bahkan empat persen diantaranya sudah membuat akun tersebut sebelum bayi lahir.

Penelitian juga menunjukkan bahwa 70 persen orangtua baru mengambil foto bayi mereka 15 menit setelah kelahirannya dan langsung diposting ke sosial media.

“Gambar yang diambil dan diposting beberapa saat setelah orangtua menggendong bayinya untuk pertama kali itu dapat membahagiakan hati pasangan,” ujar Ben Lovett, salah seorang peneliti.

Disamping itu, hal ini juga menunjukkan bahwa teknologi dapat mendekatkan keluarga atau kerabat yang jauh. Sehingga mereka yang tidak dapat berada disana tidak terlewatkan momen berharga ini, dengan cukup melihat di postingan Facebook dan Twiiter.
(amr)


Ayunda W Savitri - Okezone
Sumber: techno.okezone.com


Meong, Kucing "Berkeliaran" di Cat Map



detail berita
Cat Map (Foto: Metro)
LONDON – Sebuah kebun binatang di London membuat gebrakan baru untuk melindungi kucing-lucing yang tersebar di berbagai wilayah. Adalah ZSL London Zoo, yang berupaya mempermudah cara baru memetakan kucing yang ada di kota dengan meluncurkan Cat Map.

Dilansir dari Metro, Sabtu (2/3/2013), bertepatan dengan pembukaan kebun binatang Tiger Territory yang baru, warga London didorong untuk menambahkan informasi kucing mereka ke sebuah map online dari populasi kucing di Ibu Kota.

Cat Map meniru teknik yang digunakan oleh pelestari lingkungan saat mendata jumlah dan lokasi hewan di alam liar. Map kucing online ini diharapkan bisa memberikan gambaran lokasi keberadaan semua kucing yang tersebar di London.

"Dua harimau baru kami berupakan kucing besar, tapi kami pikir kucing kecil juga penting. Cat Map merupakan satu toko untuk mengetahui tenang kucing warga London," jelas pencipta Cat Map Filip Hnizdo.

Sayangnya tidak ada informasi lebih lanjut tentang ketersediaan Cat Map di wilayah lain selain London. (adl)


Ayunda W Savitri - Okezone

Sumber: techno.okezone.com

Kapan Bisa Nikmati Layar Fleksibel Corning?




detail berita
Foto: Tech Radar
NEW YORK - Layar fleksibel menjadi salah satu topik hangat dalam jagat teknologi saat ini. Corning, sebagai salah satu produsen layar terkemuka, juga akan menjadi pemain dalam pasar layar fleksibel, tapi tidak dalam waktu dekat ini.

Corning yang juga merupakan produsen layar iPhone itu mengatakan, kemungkinan akan memakan waktu sekira tiga tahun sebelum perusahaan tersebut mulai membuat layar fleksibel dengan menggunakan material Willow baru besutannya. Material Willow itu memungkinkan layar bisa digulung seperti koran.

"Orang-orang tidak terbiasa dengan kaca yang menggulung. Kemampuan mereka untuk membawa dan menggunakannya dalam membuat produk masih terbatas," ungkap Presiden Corning Glass Technologies James Clappin, seperti dilansir dari Bloomberg, Sabtu (2/3/2013).

Menurut Clappin, Corning berupaya keras untuk mengajari konsumen terkenalnya bagaimana menangani gulungan layar. Sayangnya, Clappin enggan menjelaskan lebih lanjut tentang para konsumennya tersebut.
(adl)

Andina Librianty 
Sumber: techno.okezone.com

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Translate

Popular Posts

Blogger news

About

Blogger templates

Teknologi Masa Depan

Blogger templates

Follow

getbox! Not seeing a widget? (More info)getbox! Not seeing a widget? (More info)